Tahap pertama :
Pemilihan tanaman
Pilih tanaman memiliki tingkat kelenturan dahan yang cukup lentur namun kuat.
Batang tanaman yang dipilih sebaiknya telah memiliki kriteria seperti :
Akar : akar yang besar akan memberi kesan tanaman/pohon besar yang kokoh meski ukurannya mini/kecil
Tekstur batang : tekstur ini akan memberikan keunikan dan kesan usia pada suatu tanaman/pohon, jadi semakin berkerak dan lapuk batang maka akan semakin baik.
Dahan : penggunaan dahan adalah untuk kesan rindang atau sesuai imajinasi pecinta bonsai
Memiliki ukuran daun yang kecil dan runtut.
Tahap kedua :
Setelah batang yang sesuai didapat, maka langkah selanjutnya adalah membedakan batang tanaman tersebut, misalkan :
Batang yang memang sudah berukuran kecil ( bibit bonsai )
Batang yang berukuran normal tapi dipotong menjadi ukuran mini ( pembonsaian )
Jika batang sudah merupakan bibit bonsai, maka langkah berikutnya lebih mudah. Namun jika yang kita lakukan adalah mengubah ukuran normal menjadi ukuran yang kecil ( pembonsaian ) maka memerlukan langkah – langkah / perlakuan yang lebih. Namun disitulah tingkat kesenangan dari seni bonsai ini.
Adapun langkah – langkah itu adalah :
Memotong batang yang berukuran normal sesuai dengan keinginan kita, dengan mempertimbangkan tingkat keindahan dari tanaman itu.
Dalam memotong batang, ambil bentuk meruncing, untuk mempermudah proses penutupan batang, dimana setelah waktu yang lama potongan batang itu akan hilang ( tidak nampak )
Saat memotong disarankan tidak menggunakan gergaji karena akan merusak pori – pori tanaman yang disebabkan panas gesekan antara gergaji dengan batang sehingga memperlama proses penutupan kambium.
Tutup potongan itu dengan plastik, untuk mengeringkan getah dari bekas potongan batang itu.
Tahap ketiga :
Setelah batang yang diinginkan didapat, maka langkah selanjutnya adalah proses peliaran tanaman. Dengan cara :
Tanam batang yang sudah dipilih pada pot dengan ukuran yang sesuai, dalam artian ukuran pot diperkirakan dapat menampung dan mendukung pertumbuhan batang dan akar dari tanaman itu.
Jika pada dahan dari batang tanaman itu masih terdapat daun, sebaiknya dipetik hingga habis, supaya periode muncul daun baru sama.
Beri sedikit pupuk untuk mempercepat pertumbuhan.
Dan biarkan hingga dahan – dahan baru terbentuk, dan memiliki ukuran yang cukup untuk dibentuk.
Tahap keempat :
Setelah dahan – dahan baru tumbuh dan telah memiliki ukuran yang bisa dibentuk maka proses selanjutnya adalah :
Siapkan kawat yang lentur namun kuat.
Pilih dahan sesuai dengan bentuk yang baik
Lilitkan kawat dengan dahan, sesuai bentuk yang proporsional dan bentuk, disini fungi kawat adalah untuk penahan dahan supaya mengikuti alur pembentukan
Tahap kelima :
Tunggu sampai dahan hampir memakan kawat yang terlilit, atau diperkirakan bentuk sudah permanen, maka lilitan kawat bisa dilepas dan tinggal melakukan perawatan terhadap bonsai untuk mencapai kualitas yang diinginkan.